Rahasia Kecantikan Wanita Korea

Wanita dan kecantikan merupakan sesuatu yang saling melekat layaknya pria dan ketampanan. Bahkan, posisi wanita dan kecantikan dinilai “lebih sakral” dibandingkan dengan pria dan ketampanan. Sungguh, setiap wanita dan pria pasti mendambakan kecantikan dan ketampanan.

Kecantikan yang terpancar dari wajah wanita menjadi sesuatu yang tidak ternilai harganya dan menjadi kepuasan tersendiri bagi orang yang memandangnya. Selain didambakan oleh kaum wanita, kecantikan juga dipuja-puja layaknya dewa. Maka dari itu, dalam kebudayaan tertentu, seperti Yunani dan Cina, terdapat Dewi Kecantikan sebagai perwakilan keindahan sekaligus anugerah.

Nilai kecantikan yang bukan hanya didambakan oleh kaum wanita juga dikagumi oleh kaum pria telah menjadi semacam nilai tinggi dalam pencapaian. Oleh sebab itu, sejak dahulu, wanita dan kecantikan selalu menjadi magnet tersendiri bagi upaya-upaya kecantikan itu sendiri.

Sejak dahulu, seorang wanita memang selalu berusaha membuat kecantikan yang dimilikinya menjadi lebih menonjol. Sebut saja Cleopatra, ia tercatat dalam sejarah sebagai wanita tercantik pada zamannya, sehingga ia dijadikan sebagai “senjata” untuk menarik perhatian lawan jenis.

Di berbagai kebudayaan dan bangsa, kecantikan selalu menjadi kata magis yang diupayakan dan dipertahankan oleh setiap kaum wanita, termasuk Korea. Wanita Korea menganggap bahwa kecantikan dan wanita  merupakan satu kesatuan. Artinya, wanita harus tampil cantik. Bila tidak cantik, maka percuma menjadi wanita.

Dengan pandangan seperti itu, maka kecantikan bagi wanita merupakan sesuatu yang mutlak ada. Jika kecantikan belum didapat, maka wanita Korea akan mengupayakan segenap kemampuan untuk mempercantik diri. Dan, bila ternyata terlahir sebagai wanita jelek, maka ia akan berusaha sekuat tenaga agar bisa tampil cantik. Sebab, kecantikan bagi wanita Korea adalah kebanggaan dan status sosial sesama wanita. Semakin cantik dan anggun wanita tersebut, semakin senang, percaya diri, dan dibanggakan di kalangannya.

Supaya tampil cantik, wanita Korea memiliki berbagai make-up yang dibuat dari ramuan-ramuan tradisional. Banyaknya jenis dan macam aksesori serta make-up yang dipakai oleh wanita Korea cukup menjadi bukti bahwa wanita Korea sejak dahulu memang sudah melakukan perawatan kecantikan bagi wajah.

Bahkan, kosmetik dan aksesori kecantikan pun memiliki strata sosialnya masing-masing. Maksudnya, kalangan wanita bangsawan dan kelas atas memakai corak, warna, dan make-up yang mahal serta berkualitas tinggi. Sedangkan, wanita yang berada di kelas bawah dan rakyat biasa cukup memakai make-up murahan dan harus berbeda dengan yang dipakai oleh wanita kelas atas.

Kondisi perawatan dan pandangan wanita tentang kecantikan juga masih terjaga sampai hari ini. Para wanita Korea memosisikan kecantikan sebagai sesuatu yang utama di dalam diri, selain pendidikan dan karier. Bagi mereka, wanita cantik adalah wanita yang langsing dan tinggi, serta berkulit putih.

Di Indonesia, jika seseorang dipuji cantik, maka ia akan berterima kasih. Hal ini berbeda dengan kondisi di Korea; bila seorang dipuji cantik, maka ia akan menyatakan bahwa dirinya jelek. Kondisi seperti itu dikarenakan kecantikan bagi para wanita Korea saat ini sudah menjadi hal yang biasa. Bahkan, mereka tidak menyadari bahwa mereka cantik. Sebab, yang dilakukan oleh mereka setiap hari adalah berdandan secantik mungkin. Inilah kebiasaan yang wajar. Baca juga cara mengatasi rambut rontok

Rajin Minum Ginseng

Dalam penelitian lain juga disebutkan tentang kandungan ginseng, yaitu asam askorbat (vitamin C) yang berfungsi membantu memelihara dan membentuk kolagen sekaligus betakaroten (provitamin A) yang diperlukan oleh tubuh untuk mempertahankan jaringan kulit ari agar selalu dalam keadaan sehat, sehingga kulit menjadi lembut dan lembap.

Selain itu, ginseng juga mengandung vitamin B^ yang sangat penting untuk menjaga kesehatan kulit, mata, dan saraf. Ginseng yang tumbuh di Korea mengandung lebih banyak ginsenoside yang beraneka ragam dibandingkan dengan ginseng yang tumbuh di Cina atau negara lain di dunia, sehingga ginseng Korea dijadikan sebagai salah satu bahan efektif untuk pengobatan di dunia.

Hebatnya, ginseng tidak beracun, tidak bersifat adiktif (membuat ketergantungan), dan tidak berefek samping, sehingga aman dikonsumsi dalam bentuk suplemen yang bisa diminum sehari sekali. Selain berbentuk suplemen, ginseng juga sangat terkenal sebagai bahan dasar beragam produk kecantikan, seperti sabun, sampo anti rambut rontok, hair tonic, dan parfum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *