Lakukan 5 Hal Ini Dalam Mengajarkan Remaja Teknik Mengemudi

Belajar mengemudi tidak sulit. Tidak perlu melakukan apa-apa. Tapi masalahnya, mengajar seseorang untuk membimbing tidak semudah membalikkan telapak tangan.
Meskipun seperti dilansir situs web Nissan, mengajar mengemudi remaja dianggap lebih sulit daripada mengajar orang dewasa.
Meskipun teknik mengemudi yang salah itu baik dan benar, itu akan membuat mereka sulit untuk menangkapnya.
Namun, situs ini memberikan beberapa kiat hebat bagi mereka yang ingin mengajari remaja untuk belajar mengemudi, antara lain:

Baca juga : Listening IELTS, IELTS Writing dan Speaking IELTS

1. Tidak Selalu Mengundang Untuk Berbicara
Saat pertama kali belajar, hindari terlalu sering untuk berbicara dengannya saat mengemudi. Ini benar-benar akan menyebarkan konsentrasi dan membahayakan Anda dan diri Anda sendiri.
Mungkin anak Anda membuat kesalahan dan membuat Anda kecanduan berbicara tentang kesalahannya. Pegang keinginan dan berbicara setelah keadaan mobil di negara itu ditempatkan.

2. Instruksi dengan Menentukan Tempat Pertama
Saat di jalan raya, Anda pasti akan memintanya untuk bergerak sesuai dengan rute yang Anda inginkan. Saat memberikan arahan, pastikan untuk menyebutkan tempat terlebih dahulu, lalu apa yang harus dilakukan.
Misalnya, Anda ingin memintanya berbelok ke kiri di persimpangan, katakan ‘di persimpangan tol, belok kiri’ alih-alih yang lain.
Mungkin agak aneh di telinga. Tapi lihatlah. Ketika dia mendengar ‘belok kiri’ lebih dulu, dia akan melakukan bayangannya dan mengabaikan perintah tingkat lanjut Anda. Ini pasti akan membuat anak Anda latihan yang sulit dan berbahaya. Karena itu, pastikan instruksi yang Anda berikan sudah jelas.

3. Jangan Tunjukkan Darurat Berlebihan
Sebagai orang tua, Anda harus takut ketika mengendarai anak untuk pertama kalinya. Mungkin Anda tidak percaya pada kemampuan dan ketakutannya terhadap hal-hal yang tidak diinginkan. Akibatnya, ketika sesuatu terjadi tiba-tiba di jalan raya, Anda panik dan ketakutan.
Namun jika sudah berakhir, ini akan membuat si anak merasa panik dan kurang percaya diri dalam berkendara. Inilah yang membuat banyak remaja merasa disembuhkan ketika diajari mengemudi oleh orang tua mereka.

4. Bersantai di mana saja
Ini akan sangat sulit dilakukan daripada hanya mengatakannya. Jangan pernah berteriak padanya hanya karena dia membuat kesalahan kecil untuk menyakitimu. Tujuan utama Anda adalah memastikan keamanannya.
Tetap tenang sambil memberi Anda arah mengemudi yang baik. Berteriak hanya akan membuat anak lebih panik dan kurang aman.

5. Sebisa mungkin jangan menutupi visi
Ketika dilatih untuk memindahkan bagian-bagian, Anda harus memastikan bahwa rute yang dimaksud aman dan kosong untuk dilewati. Namun, jangan sampai Anda menutup pemandangan dari kaca belakang di samping kursi penumpang.
Biarkan dia memutuskan apakah aman untuk dilewati dan tidak tergantung pada arah Anda. Ini akan membantunya menjadi lebih mandiri saat mengemudi sendiri nanti.
Sebagai pengendara pemula, remaja membutuhkan pelatihan dan dukungan orang tua penuh. Ini juga mendukung mobil yang memberikan kenyamanan dan kenyamanan saat mengemudi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *